Monday, 19 October 2026
Tidak ada banner untuk placement ini.

Dicopot dari Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa Umumkan “Pensiun”: Mau Mancing Sambil Ngelamun

Bagikan berita :

JAKARTA, MEDIA INFO HUKUM, Selasa, 15 September 2026
Mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, resmi mengakhiri masa jabatannya. Ia dicopot Presiden Prabowo Subianto dalam reshuffle Kabinet Merah Putih pada Senin (14/9/2026). Tongkat estafet Menteri Keuangan diserahkan kepada Suahasil Nazara dalam serah terima jabatan di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Alih-alih mencari jabatan baru, Purbaya justru memilih beristirahat dan “pensiun” dari pemerintahan.

“Mau Pensiun Aja, Capek, Udah Tua”.
Usai sertijab, Purbaya dicecar wartawan soal rencana ke depan. Jawabannya santai dan mengundang tawa.

“Mau pensiun aja, capek, udah tua,” ucap Purbaya.

Ia menyebut akan langsung pulang dan menghabiskan waktu di rumah. “Habis ini mau pulang, mancing di belakang rumah,” katanya.

Purbaya mengaku memiliki kolam ikan mujair dan nila di belakang rumahnya. Ia bahkan berseloroh akan “mancing sambil ngelamun, ‘Kenapa dipecat?’ Hahaha”.

Tolak Jadi Pejabat Lagi, Pilih Jadi Trader.
Pria 62 tahun kelahiran Bogor, 7 Juli 1964 itu juga menepis kemungkinan kembali menjadi pejabat negara.

“Enggak lah. Baru dipecat masa jadi menteri lagi, mana ada?” ujarnya. Saat ditanya apakah masih berminat dilantik sebagai pejabat negara, ia menjawab tegas: “Enggak. Enggak sama sekali. Kalau udah pensiun ya sudah,” tambahnya.

Purbaya memilih kembali ke profesi lamanya sebagai trader. “Kalau jadi trader, itu memang keahlian saya dari dulu,” kata Purbaya. Ia bahkan mengaku yang mengajari anaknya trading.

Hal senada disampaikan putranya, Yudo Sadewa. Lewat Instagram Stories, Yudo menulis ayahnya akan kembali menjadi trader crypto dan saham. Yudo juga menyarankan Purbaya pensiun dari politik karena “gaji trader miliaran per bulan. Jadi menteri gaji kecil, kerjanya nonstop ngurusin negara yang bawahan korup”.

Masa Jabatan 1 Tahun.
Purbaya menjabat sebagai Menteri Keuangan sejak 8 September 2025 hingga 14 September 2026.

Pidato perpisahannya pun singkat. “Bagi saya hari ini adalah momen penting. Tapi saya pikir kepanjangan ini… Jadi saya hanya ngomong pendek saja. Terima kasih semua atas kerja sama selama satu tahun terakhir ini,” kata Purbaya.

Fadjroel Rachman turut mengapresiasi pengabdian Purbaya selama setahun lebih memimpin Kemenkeu dan menyebut “pengabdian kepada bangsa tak pernah berhenti, di mana pun”.

Kini, setelah lepas dari rutinitas APBN dan kebijakan fiskal, Purbaya memilih menikmati masa pensiun: mancing, ngurus ikan, dan trading.

Penulis: Tim Media Info Hukum.

Bagikan berita :