Friday, 4 September 2026
Tidak ada banner untuk placement ini.

Meriah dan Penuh Makna, PNBK Jilid III Bekasi Galang Dana Rp500 Juta untuk NTT

Bagikan berita :

KOTA BEKASI, MEDIA INFO HUKUM – Wali Kota Bekasi, Bapak Tri Adhianto, secara resmi membuka *Perayaan Pesona Nusantara Bekasi Keren (PNBK) Jilid III*. Lapangan dan jalanan Kota Bekasi berubah menjadi panggung budaya Nusantara yang semarak.

Acara yang digelar Minggu (30/8/2026) ini diisi dengan parade budaya, pertunjukan seni, hingga bazar UMKM. Di balik kemeriahan itu, terselip pesan kemanusiaan: penggalangan dana untuk masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Agenda tahunan komunitas budaya Kota Bekasi ini berhasil menghimpun dana sekitar *Rp500 juta*. Dana tersebut nantinya akan disalurkan untuk membantu warga NTT yang masih berjuang pulih pasca bencana.

Parade Budaya Penuhi Jalanan Kota Bekasi

Sejak pagi, ribuan peserta dari berbagai komunitas adat, sanggar seni, pelajar, hingga berbagai lapisan masyarakat Bekasi  memadati titik start. Mereka mengenakan pakaian adat dari Sabang sampai Merauke. Ada Tarian Saman dari Aceh, Reog Ponorogo, Tari Panyembrama dari Bali, hingga atraksi musik tifa dari Papua.

Warna-warni kostum, dentuman drum, dan yel-yel peserta membuat suasana semakin meriah. Warga Kota Bekasi yang memadati pinggir jalan pun ikut bersorak dan mengabadikan momen dengan ponsel.

Ketua Panitia PNBK Jilid III mengatakan, tema tahun ini sengaja dibuat “Bhineka Kuat Karena Peduli”.
“Kami ingin menunjukkan bahwa keberagaman budaya bukan hanya untuk dirayakan, tapi juga untuk saling menguatkan. Karena itu kami sisipkan aksi kemanusiaan untuk saudara kita di NTT,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengapresiasi semangat warga.
“PNBK ini membuktikan Bekasi tidak hanya kaya budaya, tapi juga kaya empati. Semoga bantuan untuk NTT ini bisa meringankan beban saudara kita di sana,” katanya.

Penggalangan Dana Rp500 Juta untuk NTT

Di beberapa titik sepanjang rute parade, panitia membuka posko donasi. Kotak amal, QRIS, hingga lelang hasil karya UMKM dihadirkan. Tak hanya peserta, warga yang menonton juga antusias menyumbang.

Hasilnya di luar dugaan. Total dana yang terkumpul mencapai sekitar Rp500 juta. Angka ini akan disalurkan melalui lembaga kemanusiaan terpercaya untuk kebutuhan logistik, perbaikan rumah, dan pemulihan pendidikan anak-anak di NTT.

Salah satu donatur, Ibu Rina warga Bekasi Timur, mengaku terharu.
“Saya datang cuma mau lihat budaya, tapi ternyata bisa sekalian bantu saudara kita di NTT. Semoga bantuan ini sampai dan bermanfaat,” katanya.

UMKM dan Kuliner Nusantara Jadi Daya Tarik

Selain parade, PNBK Jilid III juga dimeriahkan lebih dari 100 stand UMKM dan kuliner khas daerah. Ada Soto Lamongan, Pempek Palembang, Seblak, Kue Lapis Legit, hingga Kopi Flores.

Pengunjung bisa menikmati sajian Nusantara sambil berdonasi. Sebagian keuntungan dari penjualan UMKM juga disumbangkan untuk NTT.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi yang hadir menutup acara turut mengapresiasi.

“PNBK ini bukan sekadar pesta budaya. Ini bukti bahwa Bekasi punya hati. Meriah di luar, peduli di dalam,” ucapnya.

Acara ditutup dengan penampilan kolaborasi musik daerah dan pelepasan balon harapan bertuliskan doa untuk NTT.

(Penulis : Wawan San)

Bagikan berita :