BEKASI – Media Info Hukum, Semangat persaudaraan dan sportivitas menyelimuti Lapangan Futsal DITC Andalas, Bekasi. Tiga klub Taekwondo ternama, TAE KWON DO ARENA CLUB, BUDI TAEKWONDO CLUB DITC, dan TAEKWONDO PANTHERA LEO-BRASS, sukses menggelar LATIHAN BERSAMA 2026, Minggu (11/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 – 11.00 WIB itu diikuti puluhan atlet dari level sabuk putih pemula hingga atlet prestasi. Bukan sekadar ajang adu teknik, latihan ini menjadi bukti nyata bahwa Taekwondo adalah wadah pemersatu.
Khimat Sejak Awal
Tepat pukul 08.00 WIB, seluruh peserta berbaris rapi membentuk formasi. Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh ketiga Sabeumnim. Lagu Indonesia Raya berkumandang khidmat, dilanjutkan dengan pembacaan Janji Taekwondo Indonesia yang menggema penuh disiplin dan nasionalisme.
Suasana haru terasa saat doa pembuka dipanjatkan bersama.
“Ya Tuhan, berkahilah latihan kami hari ini. Jauhkan kami dari cedera, kuatkan persaudaraan kami, dan jadikan kami atlet yang berprestasi dan berakhlak mulia,” demikian doa yang dipanjatkan.
Pesan Tiga Sabeumnim : Tidak Ada Sekat Klub
Tiga tokoh sentral dalam latihan ini menyampaikan sambutan yang penuh makna.
Sabeumnim Agung dari TAE KWON DO ARENA CLUB selaku inisiator menegaskan pentingnya kolaborasi.
“Kita tidak bisa hebat sendirian. Arena Club sangat bangga bisa berkolaborasi. Tujuan kita sama, mencetak atlet yang bukan hanya jago menendang, tapi juga punya mental juara. Hari ini kita lebur, tidak ada sekat club,” ujarnya.
Sementara itu, Sabeumnim Budi dari BUDI TAEKWONDO CLUB DITC selaku tuan rumah menyambut hangat kedatangan para atlet.
“Selamat datang di rumah kami, DITC Andalas. Lapangan ini adalah saksi persaudaraan. Saya berharap dari latihan bersama ini lahir teknik-teknik baru. Sharing Kyorugi dan Poomsae harus kita maksimalkan untuk persiapan Kejurda dan Kejurnas mendatang,” kata Sabeumnim Budi.
Semangat membara ditutup oleh Sabeumnim Wawan San dari TAEKWONDO PANTHERA LEO-BRASS.
“Panthera Leo-Brass hadir bukan untuk mendominasi, tapi untuk menguatkan. Filosofi Singa adalah berani, kuat, dan setia kawan. Inilah why kita berkumpul: Mempererat silaturahmi, membangun mental tanding yang sportif, dan menunjukkan bahwa di Andalas, Taekwondo itu SOLID,” tegasnya.
Drill Poomsae hingga Sparring Persahabatan
Memasuki sesi inti, latihan dipimpin bergantian oleh ketiga pelatih secara terstruktur:
Pukul 08.30 WIB diawali pemanasan dan fisik bersama, dilanjutkan materi Poomsae oleh Sabeumnim Agung pada pukul 09.00 WIB. Kemudian materi Kyorugi Drill dan teknik tendangan kompetisi dipimpin Sabeumnim Budi pukul 09.30 WIB.
Puncaknya adalah sparring persahabatan antar klub pada pukul 10.15 WIB yang berlangsung sportif, sebelum ditutup dengan pendinginan dan evaluasi teknik pada pukul 10.45 WIB.
Seluruh peserta wajib mengenakan dobok lengkap dengan pelindung body protector dan head guard.
Menariknya, hadir pula salah satu Wasit Nasional yang memberikan update aturan terbaru Taekwondo yang akan diterapkan ke depan. Hal ini menjadi bukti bahwa Taekwondo adalah olahraga yang selalu update dan fleksibel.
Tepat pukul 11.00 WIB, acara ditutup dengan doa penutup sebagai ungkapan syukur. Tidak ada cedera, semua gembira. Kegiatan diakhiri dengan foto bersama tiga logo kebanggaan yang berjejer rata sebagai simbol keadilan dan kesejajaran.
Latihan bersama ini diharapkan menjadi agenda rutin untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi dari Bekasi untuk kancah nasional.
Wawan S.A.N





