Friday, 4 September 2026
Tidak ada banner untuk placement ini.

H.Hercules Bantah GRIB Jaya Terlibat Kericuhan

Bagikan berita :

Pejompongan : “Kami Amankan Jakarta Barat”

JAKARTA, INFO HUKUM MEDIA  – Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules, akhirnya angkat bicara terkait ramai sorotan publik atas dugaan keterlibatan anggotanya dalam kericuhan di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Rabu 27 Agustus 2026.

Hercules menegaskan, tidak ada anggota GRIB Jaya yang terlibat dalam peristiwa yang menelan korban jiwa tersebut. Ia menjelaskan, personel yang diturunkan ke lapangan saat itu memang memiliki tugas khusus mengamankan wilayah Jakarta Barat.

“Kami mengamankan Jakarta Barat. Yang meninggal itu di Pejompongan Jakarta Pusat, kami tidak sampai ke Jakarta Pusat,” ujar Hercules dalam keterangannya, Senin (31/8/2026).

Tanggapi Tantangan dari Pihak HBS
Klarifikasi ini muncul setelah Hercules mendapat tantangan dari pihak HBS agar memberikan penjelasan terkait dugaan keterlibatan ormas yang dipimpinnya dalam peristiwa di Pejompongan.

Menurut Hercules, keberadaan anggota GRIB Jaya di lapangan tidak bisa serta-merta dikaitkan dengan insiden yang terjadi di Jakarta Pusat. Tugas dan area tanggung jawab mereka, katanya, sudah ditentukan dan tidak mencakup lokasi kejadian.

“Bantahan ini kami sampaikan agar tidak terjadi salah paham di tengah masyarakat,” tegasnya.

Publik Tunggu Fakta dari Aparat
Ramainya isu dan saling tuding membuat publik menanti kejelasan mengenai kronologi sebenarnya dari peristiwa 27 Agustus 2026.

Hercules berharap agar tidak ada spekulasi liar yang berkembang. Ia menyerahkan sepenuhnya proses pengungkapan fakta hukum kepada pihak kepolisian.
“Untuk memastikan persoalan ini terang, diperlukan penelusuran objektif. Siapa yang ada di lokasi, siapa yang terlibat, biar aparat yang menyelidiki berdasarkan bukti,” ujarnya.

Hercules menutup pernyataannya dengan menegaskan kembali posisi GRIB Jaya. Ia menyebut organisasi yang dipimpinnya fokus pada tugas pengamanan sesuai wilayah yang telah diamanahkan.

Sementara itu, aparat penegak hukum masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap dalang dan pihak-pihak yang benar-benar terlibat dalam kericuhan di Pejompongan.

Reporter : Tim Redaksi Info Hukum Media

Bagikan berita :