Saturday, 5 September 2026
Tidak ada banner untuk placement ini.

Menuju Porprov Jabar 2026: Bekasi Matangkan Venue dan Efisiensi Kontingen

Bagikan berita :

BEKASI Media Info Hukum, 4 September 2026 – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 tinggal menghitung hari. Kota Bekasi yang ditunjuk sebagai tuan rumah utama terus mematangkan segala persiapan, mulai dari venue pertandingan hingga konsep pembukaan.

Pembukaan Usung Konsep “Sport City”.
Porprov XV Jawa Barat 2026 dijadwalkan dibuka pada 7 November 2026 di Kota Bekasi*. Pemkot Bekasi menyiapkan konsep Sport City untuk seremoni pembukaan. Sementara penutupan akan digelar di Kota Bogor.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memastikan kesiapan infrastruktur sudah mencapai 98 persen. “Pemerintah Kota Bekasi sendiri sudah memiliki gedung enam lantai, lapangan bulu tangkis, lapangan voli, dan fasilitas yang standarnya juga sudah internasional,” kata Tri saat ditemui di Plaza Pemkot Bekasi, Jumat (4/9/2026).

Venue Baru Masih Dikebut, Mal Digandeng Jadi Lokasi Tambahan.
Selain venue yang sudah ada, sejumlah fasilitas baru masih dalam proses penyelesaian. Di antaranya trek atletik, trek roller skate, lapangan basket, venue panjat tebing, lapangan pendamping sepak bola, dan lapangan bola voli pasir. “Kemudian venue climbing juga sedang dalam proses,” ujar Tri.

Untuk mencukupi kebutuhan lokasi pertandingan, Pemkot Bekasi mengambil langkah tak biasa : menggandeng pusat perbelanjaan. “Beberapa mal yang nantinya juga digunakan sebagai venue tambahan untuk mendukung pelaksanaan Porprov,” kata Tri. Kolaborasi ini dilakukan agar semua cabang olahraga memiliki tempat bertanding yang layak selama November mendatang.

Gubernur Minta Efisiensi Kontingen.
Di sisi lain, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta kabupaten/kota lebih selektif mengirim atlet. Hal itu disampaikan saat koordinasi dengan para bupati, wali kota, dan jajaran KONI di Plaza Pemkot Bekasi.

Menurut Dedi, efisiensi penting karena kondisi fiskal daerah tidak sekuat beberapa tahun lalu. Contohnya Kabupaten Subang yang sempat berencana tidak ikut.
“Jadi tidak perlu mengirimkan atlet yang tidak memiliki potensi prestasi. Yang dikirimkan adalah atlet-atlet yang memiliki potensi prestasi saja,” ujar Dedi.

Ia menegaskan, efisiensi ini tidak mengurangi tujuan utama Porprov. “Tujuannya tetap sama: mencetak prestasi dan menemukan atlet potensial,” tambahnya.

Harapan: Sukses Gelar dan Tinggalkan Warisan
Dengan dukungan berbagai pihak, Pemkot Bekasi optimis Porprov XV bisa berjalan sukses. Lebih dari itu, ajang ini diharapkan meninggalkan *warisan positif* berupa venue berstandar dan peningkatan ekosistem olahraga di Kota Bekasi.

(Wawan san)

Bagikan berita :