BEKASI – Debit Kali Bekasi melonjak signifikan pada Kamis (23/4/2026) pagi. Kenaikan dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah hulu di Bogor sejak Rabu malam.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi melaporkan, ketinggian air di Pos Pemantau Pintu Air P2C telah menyentuh ambang batas atas atau _top level_. Dengan kondisi itu, status siaga resmi disematkan untuk Kali Bekasi.
“Curah hujan intensitas tinggi di hulu Bogor menjadi penyebab utama. Air kiriman mulai masuk sejak Rabu (22/4/2026) malam dan terus meningkat hingga pagi ini,” ujar petugas BPBD dalam keterangannya, Kamis.
Pantauan di lapangan, luapan air sudah terlihat sejak Rabu malam. Genangan mulai merayap ke sejumlah titik rendah di bantaran sungai. Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Bekasi pun sudah disiagakan di Pintu Air Lengkat, Bekasi Timur, lengkap dengan mobil _rescue_ dan peralatan evakuasi.
BPBD mengimbau warga yang tinggal di sepanjang aliran Kali Bekasi, khususnya di wilayah rawan banjir seperti Bekasi Timur, Jatiasih, dan Bekasi Selatan, untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Masyarakat diminta memantau perkembangan debit air dan segera mengungsi jika kondisi memburuk. Nomor darurat BPBD 24 jam siap dihubungi,” tegas petugas.
Hingga berita ini diturunkan, debit air masih cenderung naik. BPBD bersama Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi terus berkoordinasi untuk mengantisipasi potensi banjir kiriman dari hulu.
S.i





