KARAWANG – Aksi nekat seorang terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang menceburkan diri ke aliran Irigasi CKM membuat warga sekitar begadang. Hingga Sabtu dini hari, 25 April 2026, puluhan warga masih berkerumun di sepanjang tanggul irigasi, tak beranjak meski jarum jam sudah melewati pukul 02.00 WIB.
Peristiwa itu bermula Jumat sore, 24 April 2026. Warga memergoki seorang pria yang diduga hendak membawa kabur motor milik warga. Teriakan “maling” sontak mengundang massa. Terdesak, pria tersebut lari lalu melompat ke saluran Irigasi CKM yang dikenal berarus deras.
Sejak saat itu, tanggul irigasi mendadak ramai. Warga berdatangan membawa senter, lampu, bahkan kopi dan gorengan. Mereka bertahan, berharap melihat langsung proses evakuasi terduga pelaku.
“Saya penasaran, dari habis isya di sini. Katanya belum ketemu. Airnya deras banget,” ujar Dedi, 41, warga Kampung Sentul yang ditemui di lokasi, Sabtu (25/4/2026) pukul 01.40 WIB.
Upaya pencarian oleh polisi dibantu BPBD dan relawan sudah dilakukan sejak Jumat malam. Perahu karet sempat diturunkan, namun minimnya pencahayaan dan derasnya arus membuat pencarian dihentikan sementara.
Kapolsek Karawang Kota yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. “Betul, ada percobaan curanmor. Saat dikejar warga, terduga pelaku melompat ke irigasi. Identitas masih kami dalami karena yang bersangkutan belum ditemukan,” katanya, Sabtu dini hari.
Dia mengimbau masyarakat tidak berkerumun di bibir tanggul. “Kami khawatir ada warga yang ikut terpeleset. Serahkan pencarian kepada petugas,” tegasnya.
Hingga pukul 03.00 WIB, sebagian warga mulai membubarkan diri. Sementara itu, polisi memastikan pencarian akan dilanjutkan pagi ini dengan melibatkan tim SAR dan penyelam.
S.i





