KOTA BEKASI – Polsek Bantar Gebang terus menggencarkan program _Jaga Jakarta On The Spot_ sebagai upaya mendekatkan pelayanan Polri kepada masyarakat. Kali ini, kegiatan digelar di Perempatan H. Mantil Rt. 002/004, Kel. Sumurbatu, Kec. Bantargebang, Kota Bekasi, dengan menyerap langsung aspirasi, saran, dan masukan dari warga. Jum’at (3/7/26).
Kegiatan dipimpin langsung oleh jajaran Polsek Bantar Gebang. Tampak hadir Ps. Kanit Binmas Polsek Bantar Gebang Iptu Nasrullah M. Bagza, Bhabinkamtibmas Kel. Sumurbatu, Babinsa Kel. Sumurbatu, Ketua Rw. 004 Kel. Sumurbatu, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat.
Dalam program _Jaga Jakarta On The Spot_ tersebut, petugas tidak hanya hadir, tetapi aktif berdialog dengan warga. Beberapa agenda yang dilaksanakan antara lain:
Menyerap aspirasi, saran, dan masukan masyarakat terkait situasi kamtibmas, Memberikan himbauan kamtibmas mengenai pencegahan tawuran, kejahatan jalanan, penyalahgunaan narkoba, serta bijak menggunakan media sosial., Mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan melalui siskamling dan deteksi dini.
Dari kegiatan ini, terjalin komunikasi dua arah yang baik antara Polri dan masyarakat. Warga menyatakan dukungan penuh untuk bersinergi dengan kepolisian menjaga kamtibmas. Berbagai aspirasi dan informasi yang berkembang di lingkungan berhasil diserap petugas.
Dampaknya, kepercayaan publik terhadap Polri semakin meningkat dan kemitraan dalam menjaga keamanan lingkungan kian kuat. Secara umum, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Bantar Gebang terpantau aman dan kondusif.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung lancar, tertib, dan penuh keakraban.
Kapolsek Bantar Gebang Kompol Sukadi, SH., MM dalam keterangannya di tempat terpisah menegaskan bahwa _Jaga Jakarta On The Spot_ adalah bentuk nyata transformasi Polri yang prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.
_”Program ini kami gelar agar Polri tidak hanya menunggu laporan di kantor. Kami turun langsung, dengar keluhan warga di perempatan, di gang, di pos ronda. Semua aspirasi terkait tawuran, geng motor, narkoba, sampai keresahan warga kami catat untuk ditindaklanjuti,”_ ujar Kompol Sukadi.
Ia menambahkan, keamanan tidak bisa diwujudkan Polri sendiri. _”Kuncinya kolaborasi. Tiga Pilar, tokoh masyarakat, tokoh agama, RT/RW, dan warga harus kompak. Mari aktifkan kembali siskamling. Kalau ada hal mencurigakan, segera hubungi Bhabinkamtibmas, Polsek, atau Call Centre 110. Polri untuk masyarakat,”_ tegasnya.
Kompol Sukadi juga memastikan bahwa seluruh jajaran Polsek Bantar Gebang akan terus menggencarkan patroli dialogis dan sambang warga sebagai langkah pencegahan dini gangguan kamtibmas.
Humas Bantar gebang





