Wednesday, 22 July 2026

Reuni Ortoba Bekasi : Hangat, Sederhana, dan Penuh Cerita Tol Barat”

Bagikan berita :

Di Tengah Canda dan Sulap, Ada Doa untuk yang Telah Pergi

BEKASI, INFO HUKUM – Tidak butuh panggung megah. Tidak butuh sambutan protokoler. Reuni awal Keluarga Besar Ortoba, Organisasi Tol Barat Bekasi, cukup digelar diruangan dalam rumah.

Sabtu pagi, 18 juli 2026, Di kediaman Nur di Jl Cibinong Jawa Barat, segelas kopi panas dan aroma sayur asem bertemu dengan tawa-tawa lama yang sudah bertahun-tahun tak terdengar.

Yang datang memang tidak banyak. Tapi justru di situlah letak berkesannya.

“Saya berterima kasih kepada teman-teman yang telah menyelamatkan diri dan meluangkan waktu di kediaman rumah saya,” ucap Nur membuka obrolan, dengan nada yang setengah bercanda setengah haru.

“Sulap Agus Pecah Tawa, Sayur Asem Nur Bikin Ketagihan”

Reuni ini bukan sekadar duduk melingkar. Ada hiburan. Ada candaan kecil.

Polly datang bersama istri, Ani, dan anaknya. Kehadiran mereka langsung disambut riuh saat Agus maju ke tengah. Dengan beberapa trik sulap sederhana, ia berhasil membuat anaknya Polly sampai orang dewasa tertawa lepas.

“Polly serta pendamping istri Ani dan juga anaknya terhibur dengan Agus yang bermain sulap di acara reuni,” kata Ucy lelaki idaman Nur.

Tuan rumah pun tidak tinggal diam. Nur menjamu dengan menu yang sederhana tapi “memukul” di lidah : sayur asem dan ayam goreng plus sambel.

“Saya juga berterima kasih kepada Nur, yang telah menjamu dengan hidangan makanan berselera, sayur asem serta ayam goreng sangat memikat rasa untuk makan,” tutur Polly sambil menambah piring keduanya.

Obrolan mengalir liar. Dari kegiatan sejarah di Tol Barat Bekasi, suka duka di lapangan, sampai gosip-gosip lama yang dulu sempat jadi legenda.

Ferry Haras, Pimpinan Redaksi Media Online Info Hukum yang ikut hadir, beberapa kali membuat forum pecah dengan celoteh dan banyolan khasnya.

“Acara reuni Ortoba ini tidak formil tapi sangat berkesan. Kedepannya, baik itu kedua dan ketiga akan lebih baik,” ucap Ferry Haras.

Di sela canda, ada jeda hening. Uci menimpali dengan lirih, “Kita hanya bisa saling mendoakan, memberikan support pada teman.”

Dan menjelang bubar, mereka menunduk sejenak. Mendoakan nama-nama yang dulu biasa duduk bersama, kini telah berpulang ke Rahmatullah.

“Diselipkan doa dari mereka yang hadir untuk mereka yang telah berpulang ke Rahmatullah. Dan semoga kedepannya kita menjadi yang lebih baik lagi, sehat dan saling support” tambah Nur.

Reuni pertama ini mungkin kecil. Tapi dari ruang tamu sederhana di Cibinong itulah, benang silaturahmi Ortoba Bekasi kembali dirajut.

Karena kadang, yang dibutuhkan bukan kemewahan acara. Cukup kumpul, makan bersama, tertawa, dan saling mendoakan.

Itu saja sudah cukup untuk disebut “berkesan”, tutup Polly.

Ferry Haras

Bagikan berita :